Di gereja Hillsong gay jadi pemimpin pujian dan segera menikah

Di gereja hillsong gay yang selama ini menjadi pemimpin pujian dan pemimpin group paduan suara (choir director) serta merupakan bagian dari team worship di gereja Hillsong New York yakni Joshua Canfield dan Reed Kelly ternyata telah bertunangan dan merencanakan akan menikah di tahun 2016

Gereja besar Hillsong di New York dihadiri oleh  sekitar 7.000 jemaat setiap minggunya, dan seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa selama ini gereja Hillsong berada di area abu-abu dan selalu menghindar ketika ditanya pendapatnya mengenai isu pernikahan sejenis, namun banyak kalangan kristen menganggap bahwa Hillsong mendukung gay

Baca juga :  Dukung gay, posisi gereja hillsong dipertanyakan

Pasangan gay ini bangga dengan status mereka sebagai gay yang  melayani di Hillsong, sebagai pemimpin paduan suara, bagian dari team worship dan juga pemberita injil.

Pasangan gay Joshua canfield dan reed kelly juga pernah tampil dalam acara Survivor dan memiliki banyak penggemar yang mendukung pertunangan mereka, termasuk juga dukungan dari pastor Lenz sebagai gembala. Pasangan ini merasa bahwa tidak ada yang salah dengan gaya hidup mereka sebagai pasangan gay.

Dalam sebuah interview dengan “playbill.com” mengenai pertunangannya, Joshua canfield berkata :

“Saya ingin menjadi pribadi yang jujur, saya jujur mengatakan kepada setiap orang yang sebenarnya mengenai hubungan sesama jenis saya dengan Reed, saya jujur kepada gereja saya Hillsong, saya bagian dari Hillsong NYC, saya menjadi pelayan disana, baik sebagai pemimpin paduan suara, pemimpin pujian, dan pasangan  saya juga bagian dari team worship, dan mereka adalah orang orang yang luar biasa. Tidak ada yang berubah, saya dan reed tetap akan melayani disana”
(Link wawancara: ada di bagian bawah artikel ini)

Sungguh mengejutkan banyak pihak bahwa pasangan gay dipercaya dan di ijinkan oleh gereja Hillsong untuk melayani sebagai pemimpin pujian dan paduan suara dalam acara ibadah di gereja tersebut.

Pastor Lentz sendiri ketika ditanya pendapatnya mengenai pernikahan sesama jenis berkata :

“Yesus dimasa hidupnya juga berada di era dimana homoseksualitas terjadi seperti sekarang ini, dan sampai saat ini saya masih menunggu seseorang untuk datang kepada saya dan menunjukkan kutipan ayat di mana Yesus pernah berbicara tentang hal itu (homoseksual adalah dosa) dan menegornya di depan banyak orang ? Anda tak akan menemukannya dalam Alkitab karena Yesus tak pernah melakukannya” 

Ada banyak pasangan gay di gereja kami baik yang pasangan homoseksual maupun pasangan lesbian, dan saya berdoa supaya selalu begitu, kata Lentz ke media “Newyork Times”

Pastor Carl Lentz
Pastor Carl Lentz

Senada dengan pernyataan pastor Lenz, sang istri juga berkata “Kita tidak berhak mengatur hidup dan pilihan orang lain, itu perjalanan hidup mereka, biarkan mereka memutuskan sendiri jalan hidupnya”

Bukan rahasia umum lagi bahwa banyak pasangan gay yang datang ke gereja hillsong dan merasa nyaman berada disana karena mereka diterima dengan baik, suasana yang remang2, serta kerlap kerlip tata cahaya seperti sebuah konser musik yang memukau tidak berbeda jauh dengan dunia hiburan malam di diskotek yang biasa jadi tempat tongkrongan mereka,  sehingga banyak dari pasangan gay tersebut menjadi donatur tetap yang mengalirkan dana milyaran dollar bagi gereja Hillsong

Mungkinkah hal tersebut yang membuat gereja Hillsong memilih untuk kompromi dengan LGBT ? sudah menjadi tanggung jawab seorang pemimpin gereja untuk memberitahukan kepada jemaatnya kebenaran yang mutlak. Dosa harus disingkapkan dan apa yang salah dalam cara hidup jemaat harus ditegor dan diluruskan oleh pemimpin gereja.

Sebagai seorang pemimpin rohani, ketika gay datang ke gereja anda, sudah menjadi tugas, kewajiban dan tanggung jawab anda untuk memberitahukan mereka bahwa apa yang mereka lakukan tersebut adalah dosa dan mereka harus bertobat.

Kegagalan dalam melakukan tugas dan kewajban tersebut akan anda pertanggung jawabkan kelak dihadapan sang Raja yang duduk di tahta-Nya untuk mengadili setiap manusia.

Pendeta senior Hillsong, Brian Houston pada kesempatan yang berbeda mengatakan bahwa sikap gereja terkait persoalan pernikahan sesama jenis adalah hal yang rumit, tidak segampang mengatakan YA atau TIDAK setuju saja sebagai jalan keluar, gereja juga harus melihat relevansi-nya dengan situasi di jaman ini.

Meskipun tidak secara langsung menyebutkan bahwa gereja Hillsong mendukung atau menolak pernikahan sejenis, namun pastor Brian berkata bahwa “sampai saat ini belum ada pasangan gay yang dinikahkan di gereja hillsong”

Apakah pasangan gay Joshua canfield dan reed kelly akan menjadi pasangan gay pertama yang diberkati oleh gembala di gereja Hillsong ? atau kah pemberkatan pasangan sejenis itu akan ditutupi Hillsong supaya tidak ter ekspose oleh publik ?

Well, apapun itu kita lihat saja nanti perkembangannya, yang pasti firman Tuhan dengan jelas mengatakan bahwa perilaku LGBT (Lesbian, Gay, Biseks, Transgender) adalah sebuah dosa. Baik di perjanjian lama maupun perjanjian baru secara tegas menuliskan hal tersebut.

“Bila seorang laki – laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri”
(Imamat 20 : 13)

Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka. (Roma 1 : 26-27)

Lalu bagaimana dengan gereja yang berdiri di area abu abu ? tidak mendukung namun juga tidak menolak dengan tegas dosa homoseksual ? Mungkin pesan Tuhan kepada jemaat di Laodikia  ini bisa menjadi renungan bagi kita semua untuk berani mengatakan kebenaran. YA atau TIDAK anda harus bersikap, tidak ada pilihan lain.

Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas ! jadi karena engkau suam suam kuku, dan tidak dingin atau panas, aku akan memuntahkan engkau dari mulutKU
(Wahyu 3:15-16)

UPDATE : 05-08-2015

Setelah ramai diberitakan di Internet, akhirnya baru baru ini Pastor senior Brian Houston angkat bicara, dan berikut adalah pernyataan-nya yang dimuat di website mereka dan juga dikutip oleh media media kristen lainnya.

“I wish to correct reports that Hillsong church has “an openly gay couple directing a choir” at our New York City campus. Hillsong’s position on homosexuality and gay marriage has not changed and is consistent with Scripture. As I have stated previously, I believe the writings of Paul are clear on this subject. Several months ago when one of our choir directors made an unexpected public statement regarding his engagement to a man who sometimes sang in the choir, it was a complete surprise to us as well. It is my understanding that they have not been involved in an active leadership or ministry role since. That said, we still love them and acknowledge that they – like all of us – are on a journey, and our role as a church is to assist them on this journey with grace and compassion.”
(statement ini bisa anda lihat di website hillsong)

Terjemahan :
Saya ingin meng-klarifikasi berita yang beredar bahwa gereja Hillsong mengijinkan pasangan gay memimpin paduan suara di Gereja kami yang di New York City. Posisi Hillsong terhadap homoseksual dan pernikahan gay belum berubah dan masih konsisten dengan Alkitab. Seperti pernyataan saya sebelumnya, saya percaya bahwa tulisan Paulus sudah jelas mengenai hal ini. Beberapa bulan yang lalu ketika salah seorang direktur choir kami mengeluarkan pernyataan yang tidak terduga kepada publik terkait pertunangan-nya dengan seorang pria yang juga sesekali ikut menyanyi dalam paduan suara, hal tersebut cukup mengejutkan juga bagi kami. Sepengetahuan saya sejak saat itu mereka sudah tidak terlibat lagi dalam kepemimpinan dan dalam pelayanan. Saya juga ingin mengatakan bahwa, kami masih mengasihi mereka dan  kami mengetahui bahwa mereka – sama seperti kita semua – sedang berada dalam sebuah perjalanan hidup, dan sebagai gereja kami berperan untuk membantu mereka dalam perjalanan hidupnya tersebut didalam Anugerah dan kasih

Artinya Pastor Brian mengakui bahwa selama ini memang benar ada pasangan gay yang melayani sebagai pemimpin pujian di gereja Hillsong New York, berita itu benar adanya dan bukan hoax. Namun, sepengetahuan pastor Brian, mereka saat ini sudah tidak terlibat dalam pelayanan lagi.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pastor Lentz yang menjadi gembala gereja Hillsong di New York dimana kedua pasangan gay tersebut beribadah.

Jadi, apakah menurut anda Hillsong mendukung gay ? atau tidak ? atau mereka berada di area abu-abu ?? silahkan anda simpulkan sendiri.

Sumber artikel ini :
-nowtheendbegins.com/blog/?p=34483
-wetpaint.com/reed-kelly-josh-canfield-engaged-1378696
-playbill.com/news/article/broadway-boyfriends-of-survivor-get-engaged-on-stage-plus-video-340487/print
-nytimes.com/2014/10/18/us/megachurch-pastor-signals-shift-in-tone-on-gay-marriage.html?_r=0
-charismanews.com/culture/50866-does-hillsong-have-gay-worship-leaders-or-not
-christianpost.com/news/jesus-never-discussed-homosexuality-publicly-says-megachurch-pastor-of-his-refusal-to-talk-openly-about-gay-marriage-120918/

-youtube.com/watch?v=BRKFv2CZtnQ&feature=youtu.be